Peran sosial individu
Menurut
definisi oleh Wasserman dan Faust (1994) jejaring sosial dapat dipandang
sebagai sistem hubungan sosial ditandai dengan serangkaian actor dan ties
dalam sosial mereka. Secara umum actor mengacu kepada perorangan,
organisasi, industri, atau bahkan suatu negara. Actor juga didefinisikan
sebagai social entities, dapat berupa individu maupun kolektif dalam unit
sosial dihubungkan dengan garis konektivitas (ties). Garis
konektivitas membentuk jaringan sosial secara langsung dan tidak langsung,
hal tersebut berdasarkan konfirmasi dari hubungan oleh para actor (Cross
& Parker, 2004). Tiesdidasarkan pada percakapan, kasih sayang,
persahabatan, kekerabatan, otoritas, pertukaran informasi, atau hal lain
yang membentuk dasar dari sebuah hubungan sosial (Newman, 2004). Kuat
lemahnya ties dalam suatu jejaring sosial oleh Granovetter (dalam Carolan
& Natriello, 2006) dipengaruhi oleh 4 kriteria sebagai berikut ;
1.
Durasi
2.
Intensitas emosional
3.
Keintiman
4.
Pertukaran layanan atau bantuan
Jejaring
sosial menunjukan bagaimana hubungan individu menghubungkan orang-orang ,
kelompok atau organisasi dalam menghasilkan peluang serta konteks untuk
perilaku manusia, dan berguna dalam memvisualisasikan pola dalam interaksi
sosial . Dalam jaringan sosial,interaksi mengacu pada suatu jenis hubungan,
yang diwujudkan oleh berbagai jenis bentuk hubungan sosial, baik positif
maupun negatif, seperti persahabatan, kerjasama, kepercayaan, atau bahkan
konflik dan pertentangan. Christakis dan Fowler (2010) berpendapat bahwa,
jikaseseorang yang tidak pernah bersikap murah hati atau bersikap altruistik
terhadap teman dalam ikatan jejaring sosial, seperti tidak pernah berbalas
budi atau, lebih buruk, selalu melakukan kekerasan terhadap satu sama
lain, ikatan sosial yang dimilikinya akan terputus dan jaringan pertemanan
akan hancur.
Dampak Negatif Penggunaan Internet
1) Pornografi
Banyak yang menganggap bahwa
internet identik dengan pornografi, saya kira hal tersebut emmang tidak salah,
mengingat internet dapat digunakan untuk kegiatan yang sifatnya porngrafi.
Bayangkan saya dengan internet seseorang bias mengaksek homepage atau situs
yang berisikan content khusus dewasa, artinya bahwa dengan kemudahan ini
seseorang akan dengan mudah menemukan hal-hal yang berbau porno.
2) Perjudian
Sudah tidak dapat dipungkiri bahwa
dengan adanya internet, sangat menguntungkan bagi pelaku perjudian, betapa
tidak, perjudian di sekarang inis emakin makak, bahkan perjudian di internet
diatus dengan sedemikian ruma sehingga seseorang yang melakukan judi dapat
berada di tempat yang sangat jauh.
3) Penipuan
Penipuan terbilah cukup marak
terjadi di internet, hal ini terjadi di karenakan adanya kemudahan transaksi
tanpa-tatap muka yang kemudian berujung pada mudahnya seseorang di tibu oleh
orang lain.
4) mengabaikan kehidupan
social.
Adakalanya seseorang yang telah
kecanduan internet, bisa saja menghiraukan social disekelilingnya, orang
tersebut bisa terpaku seharian di internet tanpa tahu apa yang ada di
lingkunagnnya, hal ini memang cukup berbahaya jika terjadi, untuk itulah jia
anda seorang netter, sebisa mungkin luangkan waktu untuk sekedar berbincang
masyrakatsekitar.
5) Kecanduan internet
Internetpun bisa menyebabkan
ketergantungan (hal ini biasa terjadi ketika seseorang telah sangat suka
terhadap jejaring social ataupun game online ) hingga mengakibatkan lupa waktu
dalam kehidupannya.
6) Hacking
Sebuah usaha untuk membobol jaringan
dengan tujuan mengeksplorasi ataupun mencari kelemahan pada system jaringan
tersebut.
7) Cracking
Sebuah usaha untuk memasuki sebuah
jaringan secara illegal dengan tujuan untuk mencuri, mengedit bahkan
menghancurkan data-tada yang tersimpan disuatu jaringan.
8) Violence And Gore
Kekejaman juga sering kali terjadi,
karena bisnis di dunia internet semakin hari semakin banyak seiring pekembangan
teknologi internet sampai jumlah yang tak terbatas, maka pemilik website
menghalalkan segala cara supaya bisa menjual website miliknya.
9) Carding
Ini merupakan cara untuk berbelanja
dengan menggunakan nomor dan identitas kartu kredit orang lain, yang diperoleh
secara ilegal, biasanya pelaku mencuri data-data korban melalui internet.
10) Information overload
Karena menemukan informasi yang tak
habis-habisnya yang tersedia di internet, sejumlah orang rela menghabiskan
waktu berjam-jam untuk mengumpulkan dan mengorganisir berbagai informasi yang
ada.
11) Cyber-relational addiction
Adalah keterlibatan yang berlebihan
pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan
virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan yang ada
dalam dunia nyata.
12) Cybersexual addiction
Adalah obsesi untuk melihat,
mendownload dan memperdagangkan pornografi. Chat rooms yang berisi fantasi dan
role playing untuk dewasa juga termasuk dalam kategori ini.
13) Computer addiction
Riset menemukan bahwa beberapa
organisasi mengalami dampak negatif sebagai akibat dari kecanduan akan games
off-line (seperti Solitaire dan Tetris yang populer di dekade 1980-an lalu),
yang memang rata-rata banyak di-install dalam komputer.
Sumber
http://liyazu.blogspot.com/